BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Aksi Cepat Polisi Talaud Donor Darah untuk Warga Kritis, Wujud Nyata Polri Presisi di Tengah Darurat Medis

TALAU | KRIMSUS TIMES - 13 April 2026 — Di tengah kondisi darurat medis yang menegangkan, aksi cepat anggota kepolisian kembali menjadi sorotan publik. Seorang personel Polres Kepulauan Talaud menunjukkan respons sigap dengan mendonorkan darah demi menyelamatkan nyawa warga yang tengah kritis di RSUD Mala.

Momen haru pun menyelimuti ruang tunggu rumah sakit saat keluarga pasien menerima bantuan tersebut. Dalam situasi yang penuh kecemasan, kehadiran aparat kepolisian justru membawa harapan baru. Pihak keluarga mengaku tidak menyangka bantuan akan datang secepat itu di saat kondisi mendesak.

Langkah kemanusiaan ini dilakukan oleh Bripda Angli D. Lupa, anggota Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti), setelah menerima informasi bahwa seorang warga bernama Jendri Wangka membutuhkan donor darah golongan O. Tanpa menunda waktu, ia langsung menuju rumah sakit dan mendonorkan darahnya.

Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH, memberikan apresiasi atas inisiatif anggotanya. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut mencerminkan nilai dasar Polri yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi sisi kemanusiaan dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Polri adalah bagian dari masyarakat. Dalam kondisi apa pun, nilai kemanusiaan harus menjadi prioritas utama dalam melindungi dan mengayomi,” ujarnya.

Aksi ini sekaligus menjadi representasi nyata dari konsep Polri Presisi, di mana kehadiran aparat tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam situasi krisis yang membutuhkan empati dan kecepatan tindakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas dan seragam, ada kepedulian yang tulus untuk membantu sesama, bahkan di saat-saat paling genting. Sof
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL