BITUNG | KRIMSUS TIMES - Aksi cepat dan penuh empati ditunjukkan personel Polsek Matuari saat membantu seorang sopir mikrolet yang tiba-tiba mengalami sakit parah di tengah perjalanan. Tindakan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri sebagai pelindung sekaligus pelayan masyarakat.
Sopir berinisial MI (42), warga Perum Meitha Satu, Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, dilaporkan mengalami sakit pinggang hebat hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang dikemudikannya berhenti di tengah jalan dan memicu perhatian warga sekitar.
Merespons laporan tersebut, tim patroli yang dipimpin Kanit Samapta AKP Albein Cry Paath langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati korban dalam kondisi kesakitan dan membutuhkan penanganan segera.
Dalam situasi tersebut, Kepala SPK C AIPDA Jeral Korban menunjukkan kepedulian tinggi. Tanpa ragu, ia mengangkat dan menggendong korban untuk kemudian diantar pulang ke rumahnya sesuai permintaan.
Kapolsek Matuari, AKP Feriantina Dwi Arahamayani, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga harus hadir dalam situasi darurat yang menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kondisi darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa semangat “Polisi Cinta Masyarakat” terus diwujudkan melalui tindakan konkret di lapangan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Sof