BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Kapolres Talaud Bersama Wabup dan Forkopimda Talaud Pantau Harga Bahan Pokok

 

TALAUD | KRIMSUS TIMES - Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH bersama Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisa Bambungan, SE, dan unsur Forkopimda melaksanakan pemantauan harga bahan pokok dan daging di Pasar Baru Mala serta Toko Hikmah pada Rabu, 04 Maret 2026. 


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga pangan saat bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Sejumlah pejabat hadir mendampingi, di antaranya Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira , Panitera Pengadilan Negeri Melonguane Jose Rizal dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Talaud Samuel Naibaho.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga komoditas utama terpantau beragam. Harga gula pasir berada di angka Rp20.000, cabe merah Rp45.000, dan bawang merah berkisar antara Rp58.000 hingga Rp60.000. Untuk komoditas daging, sapi dijual seharga Rp145.000 hingga Rp150.000 per kilogram, sementara ayam ras dibanderol Rp45.000 hingga Rp50.000 per ekor. Selain itu, harga berbagai jenis beras premium seperti Dua Merpati, Bunaken Indah, dan Lahap rata-rata menyentuh angka Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram.


Khusus untuk minyak goreng, tersedia berbagai pilihan mulai dari jenis curah hingga premium dengan harga yang bervariasi tergantung ukuran kemasan. 


Haji Ariyanto Paneo salah seorang pedagang mengatakan fluktuasi harga sejumlah komoditi dipengaruhi beberapa faktor seperti ketersediaan pasokan, tingkat kebutuhan masyarakat, lancar tidaknya moda transportasi laut, kendala cuaca dan momentum hari raya. 


Upaya monitoring ini dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah daerah dan lnstansi lintas sektor dalam menjaga daya beli masyarakat dan ketersediaan stok pangan. Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berakhir pada pukul 09.30 WITA dalam situasi yang aman dan terkendali. Sof

Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL