BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Kapolri Apresiasi Program Rutilahu di Jawa Barat, Dinilai Wujud Kepedulian Negara bagi Masyarakat

BANDUNG | KRIMSUS TIMES - Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat di Jawa Barat. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.


Apresiasi itu disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan silaturahmi Ramadan di Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan terima kasih kepada Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, serta Pangdam III/Siliwangi Kosasih yang telah bersinergi menjalankan program tersebut.


Menurut Kapolri, pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni merupakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.


Ia menegaskan, kehadiran program tersebut juga menjadi salah satu bentuk respons terhadap harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian agar terus hadir memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial.


Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat 168 unit rumah tidak layak huni yang menjadi sasaran program di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 unit telah selesai dibangun, sementara 101 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.


Selain membahas program sosial tersebut, Kapolri juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu. Kondisi geopolitik internasional, termasuk meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, dinilai dapat berdampak pada stabilitas global.


Kapolri menekankan bahwa kebersamaan dan persatuan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Ia juga menambahkan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjalankan berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan dan ketahanan energi, sebagai langkah menghadapi tantangan global.


Menurutnya, keberhasilan berbagai program tersebut memerlukan dukungan serta kerja sama seluruh elemen bangsa agar tujuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.  Sof

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL