BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Peringatan Nuzulul Qur’an di Lapas Pamekasan, KH. Kholil Yasin Sampaikan Tausiyah Keagamaan

PAMEKASAN | KRIMSUS TIMES - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran petugas lapas, Dharma Wanita Persatuan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta sejumlah tamu undangan.

Peringatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian bagi warga binaan selama menjalani masa pidana di dalam lapas. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Kholil Yasin, serta ditutup dengan doa bersama.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya bagi warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.

Ia menjelaskan bahwa momentum Nuzulul Qur’an menjadi sarana refleksi diri agar warga binaan dapat memperbaiki sikap dan perilaku selama menjalani masa pembinaan.

“Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan warga binaan semakin memperkuat kesadaran spiritual serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan ke arah yang lebih baik,” ujar Syukron Hamdani.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Para warga binaan terlihat mengikuti setiap rangkaian acara dengan antusias hingga kegiatan berakhir.

Kegiatan pembinaan keagamaan seperti peringatan hari besar Islam ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Lapas Pamekasan. Selain memperkuat nilai-nilai spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian bagi warga binaan agar mampu membangun perilaku yang lebih positif selama menjalani masa pembinaan. 

RED
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL