BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Wali Kota Bitung Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Kapolres Tegaskan Komitmen Pengamanan Idul Fitri

BITUNG | KRIMSUS TIMES - Pemerintah Kota Bitung bersama unsur TNI–Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Bitung.

Apel yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, didampingi Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, serta dihadiri Wakil Wali Kota Bitung, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para undangan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bitung membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat.

Kapolri dalam amanatnya menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan guna memastikan pengamanan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan penuh rasa nyaman.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama TNI dan para pemangku kepentingan melaksanakan 

Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan di seluruh Indonesia.

Di Kota Bitung, pengamanan juga akan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti tempat ibadah, pusat keramaian, objek wisata, terminal, serta pelabuhan. Selain itu, pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik juga menjadi perhatian guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa seluruh personel telah disiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

“Operasi Ketupat ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas, menjaga keamanan lingkungan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolres.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kota Bitung dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan.  Sof
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL