BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Tes Urine Massal di Lapas Pamekasan, Seluruh Sampel Dinyatakan Negatif

PAMEKASAN | KRIMSUS TIMES -   Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan menggelar tes urine massal terhadap puluhan pegawai dan ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika serta mendukung komitmen Zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

Tes urine dilaksanakan secara mendadak dan melibatkan jajaran struktural Lapas Pamekasan, dengan dukungan dari aparat kepolisian dan TNI. Proses pemeriksaan berlangsung di bawah pengawasan ketat tim kesehatan dan perawatan (keswat) serta petugas keamanan guna menjamin keabsahan sampel yang diambil.

Kepala Lapas Pamekasan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak, baik petugas maupun warga binaan, wajib mematuhi aturan yang berlaku, khususnya terkait larangan penyalahgunaan narkotika.

Dalam pelaksanaannya, peserta tes terdiri atas pegawai dari berbagai unit kerja serta ratusan warga binaan yang dipilih secara acak maupun berdasarkan kategori risiko tinggi. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan rapid test, seluruh sampel urine yang diuji dinyatakan negatif dari kandungan narkotika.

Selain tes urine, petugas juga melakukan penggeledahan rutin di kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang, seperti alat komunikasi ilegal maupun senjata tajam, yang berpotensi mengganggu keamanan lapas.

Pihak Lapas Pamekasan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih, aman, dan berintegritas. Sof
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
KRIMSUSTIMES
MEDIA CYBER NASIONAL